Demam Berdarah Dengue
atau disingkat DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan lewat gigitan
nyamuk Aedes aegipty atau Aedes albopictus berkelamin betina.
Nyamuk berkaki belang-belang putih ini menggigit manusia di siang hari.
Biasanya, penyakit demam berdarah mewabah ketika pergantian musim dari musim
penghujan ke musim kemarau atau sebaliknya.
Gejala penyakit DBD sampai sekarang memang tidak terduga.
Namun secara umum, penyakit ini memiliki ciri seperti panas tinggi, pusing,
bahkan muntah darah. Namun sayangnya, gejala yang sama sering ditemukan pada
penyakit lain. Akibatnya, sampai sekarang sering terjadi salah diagnosis. Oleh
sebab itu, Anda harus lebih waspada dan mengenali gejala lainnya.
Gejala
Demam Berdarah Dengue
1. Mendadak panas tinggi selama 2 - 7 hari, tampak lemah lesu suhu badan antara
38ºC sampai 40ºC atau lebih.
2. Tampak binti-bintik merah pada kulit dan jika kulit direnggangkan bintik
merah itu tidak hilang.
3. Kadang-kadang perdarahan di hidung ( mimisan).
4. Mungkin terjadi muntah darah atau berak darah
5. Tes Torniquet positif
6. Adanya perdarahan yang petekia, akimosis atau purpura
7. Kadang-kadang nyeri ulu hati, karena terjadi perdarahan di lumbung
8. Bila sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingin
Berkeringat Perdarahan selaput lendir mukosa, alat cerna gastrointestinal,
tempat suntikan atau ditempat lainnya
9. Hematemesis atau melena
10. Trombositopenia ( =100.000 per mm3)
11. Pembesaran plasma yang erathubungannya dengan kenaikan permeabilitas
dinding pembuluh darah, yang ditandai dengan munculnya satu atau lebih dari:
- Kenaikan nilai 20% hematokrit atau lebih tergantung
umur dan jenis kelamin
- Menurunnya nilai hematokrit dari nilai dasar 20 % atau
lebih sesudah pengobatan
- Tanda-tanda pembesaran plasma yaitu efusi pleura,
asites, hipo -proteinaemia
Pertolongan
Pertama Penderita Demam Berdarah
Dr Rita menjelaskan dalam menangani kasus demam berdarah hanya perlu bermain
dengan cairan, saat terjadi kebocoran harus banyak minum, tapi saat
kebocorannya sudah selesai maka dalam waktu 2×24 jam asupan cairan harus
dikurangi.
Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama
terhadap penderita demam berdarah yaitu:
- Memberikan minum sebanyak mungkin.
- Kompres agar panasnya turun.
- Memberikan obat penurun panas.
- Jika dalam waktu 3 hari demam tidak turun atau malah
naik segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas.
- Jika tidak bisa minum atau muntah terus menerus,
kondiai bertambah parah, kesadaran menurun atau hilang maka harus dirawat
di rumah sakit.
Cara
Penularan Demam Berdarah
Penyakit Demam Berdarah ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti yang
mengandung virus Dengue.
Ciri-ciri nyamuk Aedes aegypti:
- Berwarna hitam dan belang- belang ( loreng) putih pada
seluruh tubuh
- Berkembangbiak di tempat penampungan air ( TPA) dan
barang-barang yang memungkinkan air tergenang seperti: Bak mandi,
tempayan, drum, vas bunga, ban bekas, dll.
- Nyamuk aedes Aegypti tidak dapat berkembang biak di
selokan /got atau kolam yang airnya langsung berhubungan dengan tanah
- Biasanya menggigit manusia pada pagi atau sore hari
- Mampu terbang sampai 100 meter
Bila masyarakat menjumpai anggota keluarga atau tetangga di lingkungan dengan
gejala yang menunjukkan adanya DBD, segera dibawa ke Puskesmas untuk
pemeriksaan trombosit.
Cara
Pencegahan, Pengobatan dan Penanganan
Cara pencegahan dilakukan dengan :
1. Pemberantasan
Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan cara; Menguras, menutup, mengubur barang
bekas yang dapat menjadi tempat perindukan nyamuk.
2. Fogging atau pengasapan
Foging dilaksanakan pada kasus-kasus dengan PE positif, 2 penderita positif
atau lebih, ditemukan 3 penderita demam dalam radius 100 m dari tempat tinggal
penderita DBD Positif atau ada 1 penderita DBD meninggal
3. Abatisasi
Yaitu dengan menaburkan bubuk abate ke dalam bak mandi atau tempat penampungan
air.
4. Sistem kewaspadaan dini
Laporan penderita penyakit dari rumah sakit dikirim ke Puskesmas di wilayah
penderita untuk dilakukan penyelidikan epidemiologi.
Pengobatan terhadap penyakit ini terutama ditujukan untuk mengatasi perdarahan,
mencegah/mengatasi keadaan syok/presyok dengan mengusahakan agar penderita
banyak minum, bila perlu dilakukan pemberian cairan melalui infus. Demam
diusahakan diturunkan dengan kompres dingin atau antipiretika.
Cara penanganan pasien DBD antara lain:
- Monitor suhu tubuh penderita setiap hari
- Bawa penderita kembali ke dokter bila demam berlangsung
3 hari
- Istirahat dan asupan cairan yang cukup merupakan dua
hal yang sangat penting pada pasien infeksi virus dengue.
- Bila penderita makin lemas, muntah, sulit makan atau
minum, perlu dilakukan pemberian cairan infus oleh dokter.
- Bila hasil laboratorium menunjukkan ada tanda-tanda
penurunan trombosit atau peningkatan hematokrit, penderita harus dirawat
di rumah sakit.
- Pasien diawasi jangan sampai terjadi syok yang ditandai
dengan rasa lemas, mengantuk, dan pingsan, sementara kaki terasa dingin
sekali.
Sekarang ini merupakan masa peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau,
dimana nyamuk demam berdarah sedang berkembang biak. Karena itu, semoga
pemahaman mengenai gejala demam berdarah ini bermanfaat untuk mencegah wabah
penyakit yang satu ini.
